Lompat ke konten utama

Filosofi Program

Menengok ke Belakang, Melangkah ke Depan

Tilik Mburi — bahasa Jawa untuk 'menengok ke belakang' — adalah kerangka kerja pengembangan pariwisata Kabupaten Sidoarjo yang menempatkan sejarah sebagai sumber nilai, bukan sekadar latar foto.

Makna Panca Warna

Lima warna lambang daerah sebagai peta kerja pariwisata

Hijau

Kesuburan tanah di daerah Delta Brantas.

Rute agraris: sawah, lumbung, dan situs candi di tengah lahan produktif.

Biru Laut

Wilayah perairan, sungai, dan laut serta kawasan tambak.

Rute bahari: tambak, muara, dan tradisi nyadran pesisir.

Kuning

Kesejahteraan rakyat.

Ekonomi kreatif: batik tulis, kuliner khas, dan UMKM sekitar situs.

Hitam

Keteguhan dan ketabahan iman.

Rute spiritual: masjid tua, kelenteng, dan makam tokoh bersejarah.

Abu-abu

Unsur pelengkap atau dekorasi pada lambang.

Infrastruktur penunjang: interpretasi, aksesibilitas, dan tata informasi.

Pilar Kerja

Empat pilar pengembangan

01

Inventarisasi & Kajian

Pendataan objek cagar budaya, kajian nilai penting, dan penyusunan basis data heritage kabupaten.

02

Penataan Kawasan

Peningkatan kualitas ruang situs, jalur pejalan, papan interpretasi, dan fasilitas pengunjung.

03

Aktivasi & Narasi

Festival, susur situs, dan produksi konten sejarah agar warisan hidup dalam percakapan publik.

04

Pemberdayaan Warga

Pelatihan pemandu lokal, pengelola homestay, dan perajin sebagai tuan rumah utama destinasi.